Berita Desa

Kalurahan Srimulyo Sambut Mahasiswa UGM dalam Program Desa Binaan DTETI

28 April 2026
Administrator
Dibaca 43 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Pemerintah Kalurahan Srimulyo menerima kunjungan mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada dalam rangka penjajakan kerja sama program desa binaan dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, pada Selasa (28/04). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kalurahan Srimulyo ini menjadi momentum awal untuk membangun kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah kalurahan dalam mendorong pembangunan desa berbasis inovasi dan teknologi.

Kedatangan rombongan mahasiswa disambut langsung oleh Carik Srimulyo, Nurjayanto, S.T., bersama jajaran Kasi dan Kaur Kalurahan. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk menjalin sinergi yang produktif. Dalam diskusi yang berlangsung, berbagai gagasan dan potensi kerja sama dibahas secara terbuka, terutama terkait pengembangan program desa binaan yang berorientasi pada pemanfaatan teknologi informasi.

Perwakilan mahasiswa UGM dalam kesempatan tersebut menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan, yakni untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam praktik nyata di masyarakat. Program desa binaan ini dirancang sebagai wadah pengabdian sekaligus pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa, dengan fokus pada digitalisasi layanan, pengelolaan data desa, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan teknologi.

“Melalui program ini, kami berharap dapat berkontribusi langsung dalam mendukung kemajuan desa, khususnya dalam hal digitalisasi dan penguatan sistem informasi desa. Kami juga ingin belajar dari masyarakat terkait kondisi riil di lapangan agar solusi yang kami tawarkan benar-benar tepat guna,” ungkap salah satu perwakilan mahasiswa.

Sementara itu, pihak Pemerintah Kalurahan Srimulyo menyampaikan apresiasi dan menyambut positif inisiatif kerja sama tersebut. Carik Srimulyo, Nurjayanto, S.T., menuturkan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya UGM, menjadi peluang strategis untuk mempercepat transformasi digital di tingkat kalurahan.

“Kami sangat terbuka terhadap kerja sama ini. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan warna baru dalam pengelolaan pemerintahan kalurahan, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan potensi desa berbasis teknologi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan akademisi dalam menjawab tantangan pembangunan desa di era digital. Menurutnya, penguatan sistem informasi, optimalisasi data desa, serta inovasi pelayanan publik menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera diwujudkan. Pertemuan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada tahap penjajakan, namun dapat berlanjut ke tahap implementasi program yang konkret dan berkelanjutan. Dengan dukungan keilmuan dari mahasiswa serta komitmen dari pemerintah kalurahan, Srimulyo berpeluang menjadi salah satu contoh desa yang mampu mengembangkan potensi berbasis teknologi dan inovasi.

Melalui kerja sama ini, diharapkan terbangun ekosistem desa yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Sinergi antara Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah Kalurahan Srimulyo pun menjadi langkah nyata menuju terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing di era digital. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
Bagikan artikel ini:
Kirim Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui Admin

CAPTCHA Image