Berita Desa

Sosialisasi Restocking dan Pengawasan Ikan Lokal di Gerbang Banyu Langit

17 Juni 2026
Administrator
Dibaca 2 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Restocking dan Pengawasan Ikan Lokal pada Rabu (17/6) bertempat di Gerbang Banyu Langit (GBL). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian sumber daya perikanan lokal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem Sungai Opak. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 34 peserta yang berasal dari berbagai unsur, antara lain Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Penyuluh Perikanan Kapanewon Piyungan, Kader Pengawas Perikanan Kapanewon Piyungan, perwakilan Pemerintah Kalurahan Srimulyo dan Kalurahan Sitimulyo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, anggota Bamuskal Srimulyo dan Sitimulyo, Kepala Dusun Bintaran Kulon dan Karangploso, serta masyarakat dari Padukuhan Bintaran Kulon dan Karangploso.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul menyampaikan pentingnya menjaga keberadaan ikan lokal yang hidup di Sungai Opak. Menurutnya, kondisi perairan sungai saat ini menghadapi tantangan yang cukup serius akibat berkembangnya populasi ikan nonlokal atau ikan invasif yang mendominasi beberapa wilayah sungai di Kabupaten Bantul.

“Habitat ikan lokal di Sungai Opak tentunya perlu dilestarikan dengan mempertahankan dan mengembangkan jenis-jenis ikan lokal yang ada. Saat ini di beberapa titik sungai di Kabupaten Bantul sudah didominasi oleh ikan nonlokal yang sangat mempengaruhi keseimbangan ekosistem sungai. Bahkan beberapa jenis ikan tersebut memangsa ikan lokal sehingga keberadaannya semakin berkurang,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pelestarian ikan lokal tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga membutuhkan peran aktif masyarakat sekitar sungai. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kualitas lingkungan sungai serta turut serta dalam pengawasan sumber daya perikanan.

“Dengan adanya pelatihan dan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat semakin mencintai sungai dan bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem yang ada di dalamnya,” tambahnya.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kalurahan Srimulyo, Kepala Urusan Tatalaksana Sugeng Widoyo, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar kawasan Sungai Opak.

Dalam sambutannya, Sugeng Widoyo menegaskan bahwa setiap kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun instansi terkait pada dasarnya bertujuan untuk memberikan kemaslahatan, kebaikan, dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Setiap sosialisasi apa pun itu tujuannya adalah untuk memberikan kemaslahatan, kebaikan, dan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya masyarakat Padukuhan Bintaran Kulon dan Karangploso. Berkaitan dengan pelestarian perikanan yang ada di sungai, Pemerintah Kalurahan Srimulyo mendukung penuh agar kegiatan ini dapat berjalan sesuai tujuan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kalurahan Srimulyo akan memperkuat upaya pengawasan dan pelestarian lingkungan melalui regulasi yang ada, termasuk peraturan lurah serta Surat Keputusan (SK) yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menjaga keberlanjutan ekosistem sungai dan sumber daya perikanan lokal. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan rencana pelaksanaan restocking atau penebaran benih ikan lokal yang akan dilaksanakan pada minggu terakhir bulan Juni 2026. Kegiatan restocking ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mengembalikan populasi ikan lokal di Sungai Opak sekaligus memperkuat keberagaman hayati perairan sungai.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul berencana menyerahkan sekitar 8.000 hingga 10.000 ekor bibit ikan untuk ditebar di kawasan Batu Kapal. Adapun pengelola kawasan diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program tersebut dengan menyediakan pakan dan melakukan pemantauan terhadap perkembangan ikan yang telah ditebar. Melalui sinergi antara pemerintah, kelompok pengawas perikanan, aparat kewilayahan, serta masyarakat, diharapkan program restocking dan pengawasan ikan lokal dapat berjalan optimal sehingga keberadaan ikan lokal di Sungai Opak tetap terjaga dan mampu memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar di masa mendatang. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
Bagikan artikel ini:
Kirim Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui Admin

CAPTCHA Image