Optimalkan Program Desa dan Persiapan Agenda Besar, Pemdes Srimulyo Gelar Rapat Koordinasi Rutin
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Pemerintah Kalurahan Srimulyo kembali menggelar rapat koordinasi (rakor) rutin pamong di Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS), Senin (29/6). Rakor yang diikuti oleh seluruh pamong kalurahan ini membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), penguatan program kesehatan, pendataan sosial, hingga pemantapan teknis pelaksanaan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam rapat tersebut, salah satu pembahasan utama adalah optimalisasi capaian pembayaran PBB. Danarta Kalurahan Srimulyo, Lilik Sulistyatmoko, menyampaikan bahwa hingga akhir Juni 2026 realisasi pembayaran PBB baru mencapai sekitar 30 persen. Untuk meningkatkan capaian tersebut, Pemerintah Kalurahan akan kembali menggelar pelayanan mobil keliling (mobling) pada 22–30 Juli 2026.
"Mulai tanggal 22 hingga 30 Juli nanti, kita akan menggalakkan sistem mobil keliling (mobling). Kami mohon kerja samanya dari bapak dan ibu dukuh untuk menyampaikan daftar warga yang belum bayar," ujar Lilik Sulistyatmoko. Ia juga menginformasikan bahwa pelayanan pecah mutasi pajak hanya akan dilaksanakan satu kali lagi pada bulan Juli sehingga masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut.
Selain sektor perpajakan, rakor juga membahas program kesehatan masyarakat. Ulu-ulu Srimulyo, Reza Fajar Pratama, S.T., mengajak seluruh pamong untuk menyukseskan kegiatan senam massal "Sak Isone" yang akan digelar di Aviari bersama instruktur Mbak Siti Semox. Menindaklanjuti hal tersebut, Kamituwa Srimulyo, Tiyas Santosa, S.E., meminta agar kegiatan senam rutin di tingkat padukuhan kembali diaktifkan dengan dukungan fasilitas yang memadai, termasuk penyediaan genset di lokasi kegiatan. Pada bidang perencanaan pembangunan, Pangripta Srimulyo, Vera Wahmawati, S.Hut., kembali mengingatkan seluruh dukuh agar melakukan pendataan tambahan rumah tidak layak huni (RTLH) serta warga yang masih belum menikmati akses listrik. Sementara itu, untuk menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat terkait bantuan sosial, Pemerintah Kalurahan berencana menghadirkan pendamping bantuan sosial tingkat kapanewon pada rakor pekan berikutnya agar masyarakat memperoleh penjelasan secara langsung.
Rapat kemudian berlanjut pada pembahasan teknis rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan yang tahun ini akan dipusatkan di Kalurahan Srimulyo. Ketua panitia, Sugeng Widoyo, S.I.P., memaparkan jadwal pelaksanaan kegiatan yang telah disusun secara rinci. Pemasangan umbul-umbul dijadwalkan dimulai pada tanggal 14 Agustus dengan mengakomodasi masukan desain dari Dukuh Bintaran Wetan, Ediana.
"Pada tanggal 15 akan dilaksanakan gladi bersih dan malam harinya pengukuhan petugas. Hari Minggu dilanjutkan kerja bakti serentak, kemudian Senin pagi dilaksanakan upacara pengibaran sekaligus penurunan bendera," jelas Sugeng Widoyo. Dalam kesempatan tersebut juga disepakati usulan penyediaan sound system beserta genset selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Pembahasan mengenai persiapan kegiatan turut diwarnai diskusi mengenai efisiensi penggunaan anggaran. Jogoboyo Srimulyo, Purnomo Tri Raharhja, S.T., mengingatkan adanya perbedaan alokasi anggaran konsumsi antara bantuan dari kapanewon dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal). Ia mengusulkan agar penyewaan sound system diefektifkan pada tanggal 16 Agustus guna menghemat anggaran, mengingat pada tanggal 17 Agustus dukungan konsumsi dari kapanewon hanya berupa snack. Ia juga mengingatkan seluruh pamong untuk hadir dalam malam ramah tamah di IKS serta melakukan koordinasi lanjutan bersama Carik terkait penampilan tari Gandhewo. Dalam rakor tersebut, Kamituwa juga mengingatkan kepada seluruh padukuhan yang telah melaksanakan tradisi Merti Dusun agar segera menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) sebagai syarat pencairan bantuan stimulan sebesar Rp1,5 juta.
Rapat koordinasi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari seluruh peserta. Menutup kegiatan, Sugeng Widoyo, S.I.P., mengajak seluruh panitia dan pamong untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat koordinasi agar seluruh program serta agenda besar Kalurahan Srimulyo dapat terlaksana dengan baik. Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh panitia inti, sekretariat, bendahara, seksi-seksi kegiatan, hingga among tamu dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara. Rakor kemudian ditutup dengan pembacaan Hamdalah bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh rencana yang telah disusun dapat berjalan lancar, aman, dan sukses. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)