Berita Desa

Sosialisasi BKK Padat Karya DIY Digelar di Payak Cilik

17 Juni 2026
Administrator
Dibaca 9 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Program Padat Karya Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul menggelar kegiatan sosialisasi pada Rabu (17/6) bertempat di Rumah Yatim At Taqwa, Padukuhan Payak Cilik, Kalurahan Srimulyo. Program yang akan dilaksanakan di wilayah tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp200 juta dan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan sosialisasi menjadi tahapan penting sebelum pelaksanaan pekerjaan dimulai. Melalui pertemuan ini, masyarakat dan calon pelaksana kegiatan diberikan pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan, pengelolaan anggaran, pembagian tugas, serta ketentuan yang harus dipatuhi sesuai petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan program Padat Karya BKK DIY. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, anggota DPRD DIY H. Ispiyatun Katir Triatmojo, Panewu Anom Piyungan Reza Fajar Pratama, unsur Pemerintah Kalurahan Srimulyo, tokoh masyarakat, serta warga yang akan terlibat dalam pelaksanaan kegiatan padat karya.

Dalam paparannya, Sukirah dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul menjelaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan kegiatan harus mengacu pada aturan yang telah ditetapkan agar program dapat berjalan tertib, akuntabel, dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa jadwal pelaksanaan kegiatan atau dropping pekerjaan telah ditetapkan mulai tanggal 22 Juni hingga 10 Juli 2026. Dengan waktu yang relatif singkat tersebut, seluruh pihak diminta untuk mempersiapkan segala kebutuhan sejak dini sehingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.

“Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan mulai tanggal 22 Juni sampai 10 Juli. Kami berharap seluruh pelaksana dapat bekerja sama dengan baik sehingga kegiatan berjalan lancar dan sesuai dengan juknis yang telah ditentukan,” jelas Sukirah.

Pada kesempatan yang sama, anggota DPRD DIY H. Ispiyatun Katir Triatmojo menyampaikan bahwa program Padat Karya merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis masyarakat. Selain menghasilkan pembangunan fisik, program ini juga memberikan kesempatan kerja bagi warga sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

“Semoga bantuan yang diberikan melalui program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Kami juga berharap seluruh proses pelaksanaan berjalan lancar dari awal hingga akhir,” tuturnya.

Sementara itu, Panewu Anom Piyungan Reza Fajar Pratama menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari hasil pekerjaan yang dicapai, tetapi juga dari kemampuan pelaksana dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Semoga kegiatan BKK Padat Karya ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan selesai tepat waktu. Pekerjaan yang telah direncanakan hendaknya dapat diselesaikan sesuai masa pelaksanaan tanpa melebihi batas waktu yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat Payak Cilik diharapkan semakin memahami tujuan dan mekanisme program Padat Karya BKK DIY. Dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah, pelaksana kegiatan, dan masyarakat, program senilai Rp200 juta tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan infrastruktur lingkungan sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
 - Foto 3
Bagikan artikel ini:
Kirim Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui Admin

CAPTCHA Image