Studi Tiru Aparatur Pemerintahan Desa se-Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, di Kalurahan Srimulyo
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Kalurahan Srimulyo kembali menjadi tujuan pembelajaran antar desa dengan menerima kunjungan studi tiru dari aparatur pemerintahan desa se-Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, pada Jumat (28/11). Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS) dan diikuti oleh lurah dan perangkat desa dari masing-masing desa yang hadir.
Dalam kegiatan ini, rombongan peserta studi tiru disambut langsung oleh PLT Lurah Srimulyo beserta pamong dan staf Kalurahan. Mereka memaparkan berbagai inovasi, praktik tata kelola pemerintahan desa, pengelolaan informasi publik, serta pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah dijalankan di Srimulyo, termasuk pengembangan digitalisasi administrasi desa dan penguatan kelembagaan masyarakat.
PLT Lurah Srimulyo dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Kami merasa sangat terhormat karena Kalurahan Srimulyo dipercaya sebagai tempat studi tiru. Semoga apa yang kami lakukan di sini bisa menjadi inspirasi, dan tentu kami juga siap belajar dari pengalaman desa-desa di Kecamatan Tunjungan,” ungkapnya.
Beliau juga menegaskan pentingnya kerja sama lintas wilayah untuk memperkuat kapasitas pemerintahan desa. “Pemerintahan desa tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus saling berbagi praktik baik agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif dan berkualitas,” tambah PLT Lurah Srimulyo.
Selain sesi pemaparan materi, peserta studi tiru juga diajak meninjau beberapa lokasi strategis desa, seperti pusat layanan masyarakat, sistem administrasi digital, dan kegiatan pemberdayaan ekonomi lokal. Suasana diskusi berlangsung aktif dan penuh antusiasme, dengan banyak pertanyaan dan pertukaran ide antardesa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terjalin jalinan kerja sama yang berkelanjutan antara Kalurahan Srimulyo dan desa-desa se-Kecamatan Tunjungan, khususnya dalam peningkatan kualitas pemerintahan desa serta pelayanan publik berbasis partisipatif dan inovatif. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)