Berita Desa

KKN Tematik UNDIP Gelar Edukasi Lingkungan dan Expo Inovasi di Onggopatran

27 Juli 2025
Administrator
Dibaca 3.319 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu),- Tim KKN Tematik 133 Kloter 2 Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar kegiatan penyuluhan dan expo hasil program KKN bertema “Gerakan Dapur Hijau ke Kandang Sehat: Solusi Bersama Menuju Bantul Bersih 2025” di Padukuhan Onggopatran, Kalurahan Srimulyo, Kabupaten Bantul pada Minggu (27/7). Kegiatan yang dihadiri sekitar 180 peserta ini menjadi langkah nyata mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, baik di rumah tangga maupun peternakan, melalui pemanfaatan limbah organik menjadi kompos dan penerapan sanitasi kandang ramah lingkungan.

 

Acara dihadiri Eko Purwanto, S.IP. selaku Panewu Anom Kapanewon Piyungan, perwakilan Kalurahan Srimulyo oleh Sugeng Widoyo, S.Pd.I., serta perwakilan Fasilitator Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul Wisnu Setiawan S.Sos. yang juga menjadi narasumber utama. Kegiatan meliputi pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC), komposting sederhana, penggunaan maggot sebagai pengurai limbah, pembuatan hand sanitizer alami, sosialisasi bahaya mikroplastik, serta pengolahan limbah dapur menjadi pakan ternak.

 

Arimbi Wiranita (Agroekoteknologi) memandu praktik pembuatan POC dari bahan lokal, sedangkan Bunga Kaliza Ratuwizta (Administrasi Publik) membuat poster tata cara komposting sederhana. Rafly Prasetyo Priambodo (Biologi) memaparkan manfaat maggot Black Soldier Fly sebagai pengolah sampah organik sekaligus pakan ternak. Satria Adi Pangestu (Keperawatan) mengajarkan pembuatan hand sanitizer alami untuk mencegah penyebaran leptospirosis, dan Helmi Tsani (Administrasi Publik) memberikan materi bahaya mikroplastik. Sara Ardelia (Akuntansi) melengkapi dengan infografis pengolahan limbah dapur sebagai pakan ternak.

 

Edukasi juga menyasar anak-anak melalui buku cerita “Si Kecil Kimo & Petualang Dapur Hijau” karya Khoirun Nisa (Antropologi Sosial) yang berisi pesan menjaga lingkungan dengan bahasa sederhana dan ilustrasi menarik.

 

Kegiatan ditutup dengan Expo Karya Mahasiswa, menampilkan inovasi dan produk hasil pengabdian mahasiswa, mulai dari olahan maggot, POC, hingga media edukasi. Ketua Tim Valentino Volta menegaskan bahwa kolaborasi ilmu pengetahuan dan kearifan lokal dapat menjadi solusi nyata permasalahan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

Masyarakat memberikan respons positif dan berharap program ini berdampak berkelanjutan bagi terwujudnya Srimulyo yang bersih, sehat, dan mandiri. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
 - Foto 3
Bagikan artikel ini: