Sinau Bareng Bersama TGUPP Kalimantan Timur di Joglo IKS
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Kalurahan Srimulyo kembali menjadi rujukan dalam pengelolaan pemerintahan desa dengan menerima kunjungan sekaligus kegiatan Sinau Bareng bersama Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (14/7) di Joglo Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS). Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik mengenai tata kelola pemerintahan, pengembangan sumber daya manusia, serta implementasi keterbukaan informasi publik yang telah diterapkan di Kalurahan Srimulyo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M., Ketua TAGUPP Provinsi Kalimantan Timur yang juga merupakan mantan Gubernur Kalimantan Utara dan mantan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Turut mendampingi jajaran TAGUPP, yakni Ir. H. Imran Duse, M.I.Kom., Herman, S.Pd.I., M.Sos., dan Muhammad Reza Padillah. Selain itu, hadir pula perwakilan Biro Administrasi Pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pramudya Anantatur dan Oktavia Shafira Dewi.
Kegiatan Sinau Bareng bertujuan untuk menggali berbagai inovasi dan strategi pembangunan yang telah diterapkan di Kalurahan Srimulyo sehingga mampu berkembang menjadi salah satu kalurahan yang memiliki tata kelola pemerintahan yang baik, didukung pelayanan publik yang inovatif, serta komitmen kuat terhadap transparansi dan akuntabilitas.
Materi utama disampaikan oleh Carik Kalurahan Srimulyo, Nurjayanto, S.T., yang memaparkan perjalanan pembangunan Kalurahan Srimulyo beserta berbagai faktor yang mendorong kemajuan desa. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi lebih kepada kualitas sumber daya manusia yang mengelola pemerintahan.
"Desa bisa maju bukan hanya karena memiliki program yang baik, tetapi karena didukung sumber daya manusia yang memiliki kapasitas, integritas, dan kemauan untuk terus belajar. Di Kalurahan Srimulyo, kami bersyukur semakin banyak generasi muda yang unggul mulai melirik pemerintahan desa dan memilih mengabdikan diri untuk membangun kampung halamannya. Inilah modal utama yang terus kami jaga," ujar Nurjayanto.
Ia menjelaskan bahwa regenerasi aparatur yang berkualitas menjadi salah satu kekuatan Kalurahan Srimulyo dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Kehadiran sumber daya manusia yang kompeten mampu melahirkan berbagai inovasi pelayanan publik, mempercepat transformasi digital pemerintahan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah kalurahan.
Selain kualitas SDM, Nurjayanto juga menegaskan bahwa akuntabilitas dan transparansi merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, keterbukaan informasi publik menjadi instrumen untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam proses pembangunan.
"Akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi menjadi budaya kerja yang harus dijalankan oleh seluruh aparatur. Ketika masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan terbuka, kepercayaan akan tumbuh dan kolaborasi dalam pembangunan menjadi semakin kuat," tambahnya.
Paparan tersebut mendapat perhatian dari rombongan TAGUPP Kalimantan Timur. Berbagai pertanyaan dan diskusi berkembang mengenai strategi membangun budaya kerja aparatur, pengelolaan organisasi pemerintahan desa, hingga upaya mendorong partisipasi generasi muda dalam pemerintahan. Suasana diskusi berlangsung interaktif, menunjukkan tingginya antusiasme peserta untuk memahami praktik-praktik baik yang telah diterapkan di Kalurahan Srimulyo.
Ketua TAGUPP Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M., mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan Kalurahan Srimulyo. Menurutnya, pembangunan desa yang berhasil tidak hanya ditandai oleh pembangunan fisik, tetapi juga kemampuan pemerintah desa dalam membangun tata kelola yang profesional, terbuka, dan adaptif terhadap perubahan.
"Kami melihat Kalurahan Srimulyo memiliki banyak praktik baik yang layak dipelajari. Penguatan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta komitmen terhadap keterbukaan informasi menjadi fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang dipercaya masyarakat. Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi kami," ungkapnya.
Melalui kegiatan Sinau Bareng ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Pemerintah Kalurahan Srimulyo dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam saling berbagi pengalaman serta inovasi pembangunan. Pertemuan tersebut juga menjadi bukti bahwa praktik tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat kalurahan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)