Jaga Akses Publik, Warga Srimulyo Gelar Kerja Bakti di Jembatan Perintis Garuda
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Pemerintah Kalurahan Srimulyo bersama masyarakat menggelar kegiatan kerja bakti di kawasan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menghubungkan Padukuhan Payak Tengah, Payak Wetan, dan Padukuhan Kabregan pada Senin (13/7) mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan, keamanan, dan kelayakan fasilitas umum yang menjadi jalur penghubung penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Kerja bakti tersebut dihadiri oleh Ulu-Ulu Kalurahan Srimulyo bersama warga dari Padukuhan Payak Tengah, Payak Wetan, dan Kabregan. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan area sekitar jembatan, memangkas ranting dan semak yang mengganggu akses maupun pandangan pengguna jalan, serta menata lingkungan di sekitar jembatan agar tetap bersih, rapi, dan aman dilalui.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut komitmen Pemerintah Kalurahan Srimulyo dalam menjaga keberlangsungan fungsi infrastruktur publik sekaligus mengajak masyarakat untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap fasilitas yang telah dibangun. Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan salah satu sarana vital yang mempermudah mobilitas warga, sehingga kondisi kebersihan dan keamanannya perlu terus dipelihara secara berkala.
Ulu-Ulu Kalurahan Srimulyo, Reza Fajar Pratama, S.T., menyampaikan bahwa pemeliharaan fasilitas umum tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat.
"Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan aset bersama yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Melalui kerja bakti ini kami ingin memastikan jembatan tetap bersih, aman, dan nyaman digunakan. Kami juga berharap semangat gotong royong seperti ini terus tumbuh sebagai budaya masyarakat Srimulyo dalam menjaga fasilitas umum yang telah dimiliki," ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, warga tampak antusias bekerja sama membagi tugas di berbagai titik. Sebagian membersihkan sampah yang berada di sekitar kawasan jembatan, sementara yang lain memangkas vegetasi yang mulai menutupi akses maupun mengurangi jarak pandang. Penataan lingkungan juga dilakukan agar kawasan jembatan terlihat lebih tertib dan memberikan kenyamanan bagi pengguna yang melintas, terutama pada malam hari.
Kehadiran warga dari tiga padukuhan menunjukkan kuatnya solidaritas antarwilayah dalam menjaga fasilitas yang dimanfaatkan secara bersama. Suasana kerja bakti berlangsung penuh kekeluargaan, diwarnai semangat saling membantu tanpa memandang perbedaan wilayah. Nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan kembali tercermin melalui partisipasi aktif seluruh peserta.
Selain memberikan dampak terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kalurahan Srimulyo dan masyarakat. Melalui komunikasi yang terjalin selama kerja bakti, diharapkan koordinasi dalam menjaga serta merawat berbagai aset kalurahan dapat terus ditingkatkan sehingga kebermanfaatannya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pemerintah Kalurahan Srimulyo berharap kegiatan kerja bakti semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan dan fasilitas publik. Dengan lingkungan yang bersih, aman, dan terawat, Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan mampu terus mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan Kalurahan Srimulyo yang berkelanjutan. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)