Rakor Pamong Srimulyo Bahas Persiapan Agenda Strategis Kalurahan
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Pemerintah Kalurahan Srimulyo menggelar rapat koordinasi (rakor) rutin pada Senin (13/7) di Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS). Rapat yang dihadiri PLT Lurah Srimulyo, Carik, jajaran Kaur dan Kasi, para dukuh, serta staf Kalurahan Srimulyo ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kalurahan Srimulyo, persiapan Kirab Tombak dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bantul, percepatan persiapan peresmian Jembatan Perintis Garuda, hingga evaluasi capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang saat ini baru mencapai 32 persen.
Rakor menjadi forum koordinasi untuk memastikan seluruh agenda pemerintahan dan kemasyarakatan dapat berjalan sesuai rencana. Melalui pertemuan ini, masing-masing pamong dan dukuh memperoleh informasi terkini mengenai pelaksanaan kegiatan sekaligus menyamakan langkah dalam menyukseskan berbagai program yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Salah satu pembahasan utama adalah persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kalurahan Srimulyo. Pemerintah Kalurahan meminta seluruh padukuhan mulai mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan, baik yang bersifat seremonial maupun kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Koordinasi yang matang diharapkan mampu menghadirkan peringatan HUT RI yang meriah sekaligus mempererat semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme warga.
Selain itu, rapat juga membahas persiapan Kirab Tombak dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bantul. Kegiatan budaya tersebut menjadi salah satu agenda penting yang melibatkan Kalurahan Srimulyo sebagai bagian dari pelestarian tradisi dan budaya lokal. Kamituwa Srimulyo diminta melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar seluruh kebutuhan teknis dapat dipersiapkan.
Agenda berikutnya yang mendapat perhatian khusus adalah rencana peresmian Jembatan Perintis Garuda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pemerintah Kalurahan meminta Dukuh Kabregan, Dukuh Payak Tengah, dan Dukuh Payak Wetan untuk segera melakukan berbagai persiapan, mengingat ketiga wilayah tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan keberadaan jembatan yang menjadi salah satu infrastruktur penting bagi masyarakat. Persiapan meliputi penataan lokasi, koordinasi dengan warga, hingga dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan acara peresmian.
PLT Lurah Srimulyo menyampaikan bahwa seluruh agenda tersebut memerlukan sinergi dan kerja sama semua pihak agar dapat terlaksana dengan baik.
"Kami berharap seluruh pamong dan dukuh dapat saling berkoordinasi dalam mempersiapkan setiap kegiatan yang akan datang. Baik peringatan HUT RI, Kirab Tombak, maupun peresmian Jembatan Perintis Garuda merupakan agenda penting yang menjadi wajah Kalurahan Srimulyo. Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh masyarakat, kami optimistis seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses," ujarnya.
Rakor juga mengevaluasi perkembangan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kalurahan Srimulyo. Hingga pertengahan Juli, capaian pembayaran PBB baru mencapai sekitar 32 persen. Angka tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan mengingat batas waktu pelayanan mobil keliling (Moling) pajak hanya berlangsung hingga bulan Agustus.
Dalam rapat, para dukuh diminta untuk lebih aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran pajak tepat waktu. Selain menjadi kewajiban warga negara, pembayaran PBB juga berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui penyediaan berbagai layanan dan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Kami mohon dukungan seluruh dukuh untuk terus mengingatkan dan mengajak masyarakat agar segera melunasi PBB. Pelayanan Moling Pajak hanya sampai bulan Agustus, sehingga kesempatan ini perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya agar target realisasi pajak Kalurahan Srimulyo dapat tercapai," pesan Lilik Sulistiatmoko dalam rapat koordinasi tersebut.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kalurahan Srimulyo menegaskan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarpamong serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan roda pemerintahan. Dengan persiapan yang terencana dan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan berbagai agenda strategis yang akan dilaksanakan dapat berjalan lancar, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pembangunan Kalurahan Srimulyo yang semakin maju, tertib, dan berdaya saing. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)