KWT Ketapang Mulyo Perkuat Legalitas Organisasi, Didorong Tingkatkan Peran Pemberdayaan Perempuan
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Kelompok Wanita Tani (KWT) Ketapang Mulyo Padukuhan Bintaran Kulon, Kalurahan Srimulyo, mengambil langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan organisasi dengan mengajukan permohonan pendampingan legalitas kepada Pemerintah Kalurahan Srimulyo. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pendampingan yang digelar pada Kamis (16/7) di kawasan Gerbang Banyu Langit (GBL) Bintaran Kulon, sebagai bagian dari komitmen membangun organisasi yang memiliki dasar hukum kuat dan mampu berkembang secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Panewu Piyungan, PLT Lurah Srimulyo, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kapanewon Piyungan, Dukuh Bintaran Kulon, serta seluruh anggota KWT Ketapang Mulyo. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan pendamping pertanian menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan kelembagaan kelompok perempuan yang selama ini aktif berkontribusi dalam sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, KWT Ketapang Mulyo menyampaikan permohonan pendampingan terkait proses pembentukan serta penguatan legalitas organisasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pendampingan ini dinilai penting agar organisasi memiliki status hukum yang jelas sehingga mampu menjalankan berbagai program secara lebih profesional, akuntabel, dan berkesinambungan.
PLT Lurah Srimulyo menyampaikan bahwa legalitas organisasi merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kelembagaan yang sehat. Menurutnya, organisasi yang memiliki dasar hukum akan lebih mudah menjalin kemitraan, memperoleh kepercayaan dari berbagai pihak, serta mengakses berbagai program pemberdayaan yang diselenggarakan pemerintah.
"Legalitas bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi pondasi agar organisasi dapat berkembang secara berkelanjutan. Dengan kelembagaan yang kuat, KWT akan lebih mudah memperoleh pendampingan, menjalin kerja sama, hingga mengakses berbagai program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Panewu Piyungan memberikan apresiasi atas inisiatif KWT Ketapang Mulyo yang berupaya memperkuat organisasinya. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan keseriusan kelompok dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus memperluas kontribusi bagi masyarakat.
"Kelompok wanita tani memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga. Dengan legalitas yang kuat, peluang untuk berkembang akan semakin terbuka dan program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat lebih luas," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari BPP Kapanewon Piyungan menjelaskan bahwa proses pendampingan tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga mencakup pembinaan kelembagaan agar organisasi mampu menjalankan fungsi secara efektif. Pendampingan tersebut meliputi penyusunan dokumen organisasi, pemenuhan persyaratan legalitas, hingga penguatan tata kelola kelembagaan.
Melalui legalitas yang jelas, KWT Ketapang Mulyo diharapkan dapat meningkatkan kapasitas organisasi, memperluas jaringan kemitraan dengan pemerintah maupun pihak swasta, serta memperoleh akses yang lebih besar terhadap berbagai program pembinaan, pelatihan, dan bantuan yang mendukung pengembangan usaha kelompok.
Selain memperkuat organisasi, keberadaan KWT juga diharapkan semakin berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan di Kalurahan Srimulyo melalui pemanfaatan lahan pekarangan, pengembangan pertanian skala rumah tangga, serta pemberdayaan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi keluarga.
Kegiatan pendampingan ini menjadi langkah awal dalam proses penguatan kelembagaan KWT Ketapang Mulyo. Dengan sinergi antara Pemerintah Kalurahan Srimulyo, Pemerintah Kapanewon Piyungan, BPP Kapanewon Piyungan, serta seluruh anggota KWT, proses pembentukan legalitas organisasi diharapkan dapat berjalan lancar sehingga KWT Ketapang Mulyo semakin mandiri, profesional, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan ekonomi keluarga, dan pemberdayaan perempuan di Kalurahan Srimulyo. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)