Sosialisasi Restoking dan Pengawasan Ikan Lokal di Kebon Pring Srimulyo
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul menyelenggarakan Sosialisasi Restoking dan Pengawasan Ikan Lokal Tahun 2026 pada Jumat (17/7) di Pasar Kebon Pring, Padukuhan Bintaran Wetan, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian keanekaragaman ikan lokal di Perairan Umum Daratan (PUD) Kabupaten Bantul.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut akan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Pemerintah Kalurahan Srimulyo, aparat keamanan, penyuluh perikanan, kader pengawas perikanan, tokoh masyarakat, hingga warga Padukuhan Bintaran Wetan, Bintaran Kulon, dan Cikal. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya ikan lokal di wilayah Bantul.
Penyelenggaraan sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya upaya konservasi ikan lokal yang populasinya semakin menghadapi berbagai tantangan, baik akibat perubahan lingkungan, aktivitas manusia, maupun menurunnya kualitas habitat perairan. Oleh karena itu, DKP Kabupaten Bantul mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya program restoking, yakni penebaran kembali benih ikan lokal ke perairan umum, sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan darat sekaligus mempertahankan keanekaragaman hayati.
Acara akan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul serta Lurah Kalurahan Srimulyo. Setelah itu, peserta akan memperoleh berbagai materi dari narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi pertama mengangkat tema "Mengenal Kekayaan Ikan Lokal Kabupaten Bantul dan Tantangan Pelestariannya" yang disampaikan oleh Pelestari Ikan Lokal Bantul. Selanjutnya, Pengawas Perikanan Ahli Muda DKP Kabupaten Bantul akan memaparkan materi mengenai "Suaka Perikanan: Benteng Konservasi dan Pemulihan Populasi Ikan Lokal."
Materi berikutnya akan disampaikan oleh akademisi dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada yang membahas strategi pelestarian dan restoking ikan lokal Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mendukung keanekaragaman hayati perairan darat. Sebagai penutup sesi materi, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) PLAN akan berbagi pengalaman mengenai peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian ikan lokal melalui materi "Pokmaswas Garda Terdepan dalam Menjaga Kelestarian Ikan Lokal."
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bantul berharap masyarakat tidak hanya memahami pentingnya menjaga keberadaan ikan lokal sebagai kekayaan hayati daerah, tetapi juga dapat berpartisipasi aktif dalam pengawasan perairan umum serta mendukung pelaksanaan program restoking secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, akademisi, kelompok masyarakat, dan warga menjadi kunci dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan agar tetap memberikan manfaat ekologis, ekonomi, maupun sosial bagi generasi sekarang dan yang akan datang.
Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul dalam memperkuat pengelolaan sumber daya perikanan berbasis konservasi. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelestarian ikan lokal, diharapkan upaya perlindungan ekosistem perairan darat di Kabupaten Bantul dapat berjalan secara lebih efektif, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)