Berita Desa

Srimulyo Jadi Lokasi Studi Tiru Pemkab Kotawaringin Barat, Bagikan Praktik Baik Tata Kelola Desa

22 Juli 2026
Administrator
Dibaca 2 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul menerima kunjungan studi tiru dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada Rabu (22/7) di Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS). Kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus memperkuat kerja sama antardaerah dalam pengembangan tata kelola pemerintahan desa yang efektif, transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Mengusung tema "Studi Tiru Tata Kelola Pemerintahan Desa, Aset Desa, dan Desa Digital", rombongan peserta memperoleh pemaparan mengenai berbagai inovasi yang telah diterapkan Kalurahan Srimulyo. Materi disampaikan langsung oleh Carik Srimulyo, Nurjayanto, S.T., yang menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Dalam paparannya, Nurjayanto menjelaskan bahwa keberhasilan tata kelola pemerintahan desa tidak hanya bergantung pada administrasi yang tertib, tetapi juga pada komitmen pemerintah desa dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses, transparan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Transformasi tata kelola pemerintahan desa harus dibangun melalui kolaborasi, pemanfaatan teknologi digital, serta pengelolaan aset desa yang produktif. Dengan demikian, desa tidak hanya mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, tetapi juga menciptakan sumber pendapatan yang mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan," ujar Nurjayanto.

Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai sistem tata kelola pemerintahan yang akuntabel, strategi optimalisasi aset desa agar memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, hingga implementasi konsep Desa Digital yang telah diterapkan Kalurahan Srimulyo. Inovasi digital tersebut mencakup pelayanan administrasi, pengelolaan data pemerintahan, penyebaran informasi kepada masyarakat, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta mengenai strategi membangun pemerintahan desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu mengoptimalkan potensi lokal. Berbagai pengalaman yang dibagikan diharapkan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam mengembangkan inovasi serupa di wilayahnya.

Tidak hanya mengikuti sesi pemaparan, rombongan juga diajak melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi untuk melihat secara langsung implementasi pengelolaan aset desa yang telah dikembangkan Kalurahan Srimulyo. Peserta mengunjungi kawasan Desa Wisata Srimulyo sebagai salah satu contoh optimalisasi aset desa yang berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kunjungan tersebut, peserta dapat menyaksikan bagaimana aset desa dikelola secara profesional dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah kalurahan, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan. Pengelolaan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kemandirian desa sekaligus memperkuat sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).

Kegiatan studi tiru ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi dan kolaborasi yang lebih erat antardaerah. Selain menjadi media pertukaran pengalaman dan praktik baik, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi baru dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang profesional, mandiri, transparan, dan berbasis digital sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masing-masing daerah. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
 - Foto 3
Bagikan artikel ini: