Berita Desa

Karang Taruna Asansafa Siumbatu Studi Tiru Pengelolaan Organisasi ke Kalurahan Srimulyo

19 Juli 2026
Administrator
Dibaca 5 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Kalurahan Srimulyo menerima kunjungan studi tiru dari Karang Taruna Asansafa Desa Siumbatu, Sulawesi, pada Minggu (19/7). Kegiatan yang berlangsung di dua lokasi, yakni Aula Koperasi Kalurahan Srimulyo dan Gerbang Banyu Langit (GBL), menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai pengelolaan organisasi kepemudaan, pengembangan program kerja, hingga pemberdayaan ekonomi produktif berbasis karang taruna.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh PLT Lurah Srimulyo Henry Hartanti, S.P., M.M., Kepala Desa Siumbatu, pengurus Karang Taruna Kalurahan Srimulyo, serta jajaran pengurus Karang Taruna Asansafa Siumbatu. Kunjungan ini bertujuan mempelajari tata kelola organisasi Karang Taruna Srimulyo yang dinilai berhasil menjalankan berbagai program sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Siumbatu menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas organisasi kepemudaan di desanya. Ia berharap berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh selama studi tiru dapat diterapkan serta disesuaikan dengan kondisi di daerah asal.

"Kedatangan kami ke Kalurahan Srimulyo adalah untuk belajar terkait pengelolaan Karang Taruna. Harapannya, berbagai program dan pengalaman yang ada di sini dapat kami tiru, kemudian dimodifikasi sesuai kebutuhan dan kondisi di Sulawesi," ungkap Kepala Desa Siumbatu.

PLT Lurah Srimulyo, Henry Hartanti, S.P., M.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Karang Taruna Asansafa Siumbatu dengan memilih Kalurahan Srimulyo sebagai lokasi studi tiru. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi wadah yang baik untuk memperluas jejaring antardaerah sekaligus saling bertukar pengalaman dalam membangun organisasi kepemudaan yang aktif dan produktif.

"Selamat datang di Kalurahan Srimulyo. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara Srimulyo dan Desa Siumbatu. Kami juga berharap suatu saat nanti Srimulyo mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Sulawesi sehingga hubungan baik ini dapat terus berlanjut," ujar Henry.

Pada sesi pemaparan materi, Ketua Karang Taruna Kalurahan Srimulyo, Tri Wahyudi, menjelaskan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Ia memaparkan bahwa Karang Taruna Srimulyo secara konsisten menyelenggarakan kegiatan sosial, kepemudaan, dan olahraga sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Beberapa program rutin yang telah berjalan di antaranya santunan bagi anak yatim piatu, Festival Dolanan Anak sebagai upaya melestarikan permainan tradisional, Pekan Olahraga Kalurahan yang melibatkan masyarakat lintas padukuhan, serta rapat kerja organisasi sebagai forum evaluasi dan penyusunan program tahunan.

Selain memaparkan berbagai capaian, Tri Wahyudi juga menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam menjalankan organisasi, mulai dari keterbatasan pendanaan hingga kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Meski demikian, ia menegaskan bahwa semangat kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak menjadi modal utama dalam menjaga keberlangsungan program-program Karang Taruna.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Nurul Azizah, S.Pd., selaku pengelola Gerbang Banyu Langit (GBL) yang berasal dari Karang Taruna Unit Bintaran Kulon. Dalam paparannya, Nurul menjelaskan perjalanan pengelolaan destinasi wisata tersebut, mulai dari proses perintisan, tahapan pengembangan, hingga kondisi GBL saat ini yang terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Kalurahan Srimulyo.

Ia menerangkan bahwa keberhasilan pengembangan GBL tidak terlepas dari semangat gotong royong para pemuda, dukungan masyarakat, serta sinergi dengan Pemerintah Kalurahan Srimulyo. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam membangun destinasi wisata yang tidak hanya menarik bagi pengunjung, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Paparan tersebut mendapat perhatian dari peserta studi tiru karena memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana organisasi kepemudaan dapat berperan aktif dalam mengelola potensi lokal menjadi usaha yang berkelanjutan. Pengurus Karang Taruna Asansafa Siumbatu pun berdiskusi mengenai strategi pengelolaan, pemberdayaan anggota, serta peluang pengembangan wisata berbasis masyarakat yang dapat diterapkan di daerah mereka.

Pemerintah Kalurahan Srimulyo sendiri terus memberikan dukungan terhadap aktivitas kepemudaan melalui berbagai bentuk fasilitasi. Henry Hartanti menjelaskan bahwa pemerintah kalurahan telah mengalokasikan dukungan untuk kegiatan pembinaan Karang Taruna serta penyelenggaraan Pekan Olahraga Kalurahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembangunan desa.

Di sisi lain, Karang Taruna Kalurahan Srimulyo juga terus berupaya meningkatkan kemandirian organisasi melalui pengembangan usaha ekonomi produktif. Hingga saat ini, unit usaha yang telah dijalankan meliputi jasa pengangkutan sampah dan pengelolaan warung kopi. Langkah tersebut diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan organisasi sekaligus membuka peluang pemberdayaan bagi para anggotanya.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin kerja sama dan pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan antara Karang Taruna Kalurahan Srimulyo dan Karang Taruna Asansafa Siumbatu. Pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antardaerah dapat memperkuat kapasitas organisasi kepemudaan dalam menghadirkan program-program yang inovatif, mandiri, dan berdampak positif bagi masyarakat. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
 - Foto 3
Bagikan artikel ini: