Bimtek Intervensi Peningkatan Peringkat BUMKal Perkuat Tata Kelola dan Pengembangan Usaha
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Pemerintah Kalurahan Srimulyo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Intervensi Peningkatan Peringkat BUMKal bagi pengurus BUMKal Srimulyo Mandiri selama dua hari, Selasa–Rabu (7–8/7). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Aviary BUMKal Srimulyo Mandiri pada hari pertama dan Pendopo Nglaras Payak Tengah pada hari kedua ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dalam tata kelola kelembagaan, administrasi, serta pengembangan unit usaha guna mendorong peningkatan peringkat BUMKal dan memperkuat kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD).
Kegiatan diikuti oleh pengurus BUMKal Srimulyo Mandiri dan Ulu-Ulu Kalurahan Srimulyo. Selama dua hari, peserta memperoleh materi yang dirancang untuk memperkuat aspek kelembagaan sekaligus membuka peluang pengembangan usaha yang berorientasi pada ketahanan pangan. Pada hari pertama, materi disampaikan oleh Yuni Lestari, S.E., selaku BPP Kapanewon Piyungan, bersama Farid Mushoffa, S.H.I., selaku Pendamping Desa. Keduanya membahas penguatan administrasi BUMKal sebagai salah satu aspek penting dalam penilaian peningkatan peringkat BUMKal. Yuni Lestari menjelaskan bahwa administrasi yang tertib merupakan fondasi utama dalam membangun BUMKal yang profesional.
"Administrasi yang baik bukan hanya menjadi syarat penilaian peningkatan peringkat BUMKal, tetapi juga menjadi dasar terciptanya tata kelola usaha yang transparan, akuntabel, dan mampu dipertanggungjawabkan. Dengan administrasi yang tertata, BUMKal akan lebih mudah berkembang dan memperoleh kepercayaan dari berbagai pihak," jelas Yuni Lestari.
Senada dengan hal tersebut, Farid Mushoffa menekankan bahwa keberhasilan BUMKal tidak hanya ditentukan oleh besarnya usaha yang dijalankan, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan kelembagaan.
"BUMKal harus dikelola secara profesional layaknya sebuah badan usaha, namun tetap berorientasi pada pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Kelengkapan administrasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta perencanaan usaha yang matang menjadi kunci agar BUMKal dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi kalurahan," ungkap Farid Mushoffa.
Memasuki hari kedua, peserta mendapatkan materi mengenai Penguatan Bisnis BUMKal Srimulyo Mandiri melalui Pengembangan Usaha Penggemukan Kambing dan Perikanan untuk Mendukung Ketahanan Pangan yang disampaikan oleh Taufik Mawaddani dari Merapi Farm dan Lilik dari Lilik Farm Gurame Kretek. Dalam paparannya, Taufik Mawaddani menjelaskan bahwa usaha penggemukan kambing memiliki prospek yang menjanjikan apabila dikelola secara profesional.
"Penggemukan kambing merupakan usaha yang memiliki potensi keuntungan yang baik apabila didukung manajemen pakan, kesehatan ternak, serta strategi pemasaran yang tepat. BUMKal memiliki peluang besar mengembangkan usaha ini sebagai penggerak ekonomi desa sekaligus mendukung ketahanan pangan," ujarnya.
Sementara itu, Lilik menambahkan bahwa sektor perikanan juga memiliki peluang besar untuk menjadi unit usaha unggulan BUMKal.
"Budidaya perikanan tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Dengan pengelolaan yang konsisten serta pemanfaatan potensi lokal, usaha perikanan dapat berkembang menjadi unit usaha BUMKal yang berkelanjutan," jelasnya.
Ulu-Ulu Kalurahan Srimulyo, Reza Fajar Pratama, S.T., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya bimbingan teknis tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas pengurus BUMKal agar semakin profesional dalam mengelola usaha.
"Kami berharap melalui kegiatan ini pengurus BUMKal semakin memahami tata kelola dan pengelolaan BUMKal secara baik, termasuk pengembangan usaha di bidang ketahanan pangan yang dikelola BUMKal. Dengan pengelolaan yang semakin profesional, BUMKal Srimulyo Mandiri diharapkan mampu meningkatkan pendapatan sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Desa," ujar Reza.
Melalui bimbingan teknis ini, BUMKal Srimulyo Mandiri diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan nilai penilaian kelembagaan, tetapi juga semakin siap mengembangkan unit-unit usaha produktif yang berdaya saing. Penguatan tata kelola, administrasi, serta pengembangan usaha peternakan dan perikanan diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Desa Kalurahan Srimulyo. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)