Srimulyo Kembangkan Inovasi “SIDAMESRA Spasial”
Piyungan (Kabar Gerbang Madu),- Kemiskinan (poverty) merupakan masalah yang dihadapi oleh seluruh negara, terutama di negara-negara berkembang dan tertinggal. Evaluasi terhadap angka kemiskinan akan terus menjadi sorotan publik baik sosial maupun politik dan untuk mengetahui tingkat kemiskinan suatu wilayah diperlukan data.
Data merupakan komponen utama di dalam program penanggulangan kemiskinan. Tanpa data yang akurat program-program penanggulangan kemiskinan akan beresiko besar tidak tepat sasaran. Pada tahun 2022 di Kabupaten Bantul menyusun sebuah aplikasi digital Aplikasi tersebut diberi nama “Sistem Informasi Data Menuju Sejahtera” (SIDAMESRA). Di dalam aplikasi tersebut setiap warga Bantul akan diukur status kesejahteraan sosialnya berdasarkan Indikator Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bantul.
Berawal dari pendataan tersebut, Pemerintah Kalurahan Srimulyo juga menciptakan inovasi dalam hal pendataan kemiskinan yaitu SIDAMESRA Spasial. Pada Tahun 2017 Pemerintah Kalurahan Srimulyo telah menciptakan inovasi guna membantu memetakan bidang tanah dalam satu wilayah kalurahan yaitu SIGAP (Sistem Informasi Geografi Pertanahan).
Kemudian Pada Tahun 2023 SIGAP telah dikembangkan lebih lanjut menjadi SIDAMESRA Spasial (Sistem Informasi Data Menuju Bantul Sejahtera) untuk memetakan dan merangking tingkat kesejahteraan seluruh rumah tangga di Kalurahan Srimulyo sebagai data penyanding DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Dalam SIDAMESRA Spasial Dalam satu klik akan didapatkan gambaran menyeluruh terkait data rumah tangga tersebut.
SIDAMESRA Spasial diharapkan mampu menjadi daya dukung yang baik terhadap pengambilan kebijakan oleh Pemerintah Kalurahan, utamanya berkaitan dengan pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan sehingga intervensi yang dilakukan tepat sasaran.(Foto: Inoeng, Kontributor: Imana)