Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Empat Padukuhan di Srimulyo Dorong Kesadaran Lingkungan
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Pemerintah Kalurahan Srimulyo menggelar kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di empat padukuhan, yaitu Jasem, Cikal, Bintaran Kulon, dan Payak Wetan, dalam rangka pelaksanaan program PPBMP Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Sosialisasi dilaksanakan secara bergiliran di masing-masing padukuhan, yakni di Padukuhan Cikal pada Jumat (3/10), Bintaran Kulon pada Selasa (7/10), Payak Wetan pada Jumat (10/10), dan Jasem pada Sabtu (11/10)
Kegiatan dihadiri oleh Wisnu Setiawan, S.Sos., selaku Fasilitator dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Ulu-Ulu Kalurahan Srimulyo Reza Fajar Pratama, S.T., serta dukuh dan ketua RT setempat. Peserta sosialisasi berasal dari unsur LPMK, PKK, kader kesehatan, dan pengelola bank sampah di masing-masing padukuhan.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber menjelaskan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber rumah tangga, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta strategi pembentukan dan penguatan kelompok pengelola sampah di tingkat padukuhan. Diskusi interaktif juga dilakukan untuk membahas permasalahan teknis di lapangan, seperti pengumpulan, pemilahan, dan pemanfaatan kembali sampah organik dan anorganik.
Ulu-Ulu Kalurahan Srimulyo, Reza Fajar Pratama, S.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kalurahan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. “Kami ingin agar setiap padukuhan mampu mandiri dalam mengelola sampahnya, tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kalurahan Srimulyo berharap masyarakat dapat lebih aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi volume sampah rumah tangga, serta mendukung terwujudnya Srimulyo yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)