Berita Desa

Sinau Bareng Perangkat Desa se-Kabupaten Tanjung Jabung Timur

30 Oktober 2025
Administrator
Dibaca 169 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Sebanyak 150 perangkat desa se-Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, mengikuti kegiatan Sinau Bareng Implementasi Pendalaman Aplikasi Siskeudes dan Tata Kelola Aset Desa Berbasis Digital melalui SIPADES. Kegiatan ini digelar pada Kamis (30/10) di Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS), Kalurahan Srimulyo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat penting dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kersa Suhas Purojoni, S.Sos., Inspektur Kabupaten Drs. Hadi Firdaus, M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Budi Wahyu, S.T., T.P., M.H., Irban 3 Inspektorat Hafiz, S.H., serta Pimpinan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sriwijaya Andre Afrian, S.H. Turut hadir pula Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bantul Afif Umahatun, S.H., M.Kn., dan PLT Lurah Srimulyo Nurjayanto, S.T.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Desa Srimulyo, diikuti suasana hangat penuh semangat sinergi antar perangkat desa. Dalam sambutannya, Suhas Purojoni, S.Sos. mewakili Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan luar biasa dari Pemerintah Kalurahan Srimulyo.

“Kami merasa terhormat dapat belajar langsung dari Kalurahan Srimulyo yang telah menerapkan sistem pengelolaan pemerintahan desa berbasis digital dengan sangat baik. Harapan kami, pengalaman ini menjadi inspirasi bagi seluruh perangkat desa di Tanjung Jabung Timur untuk bertransformasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan modern,” ujarnya.

Selanjutnya, PLT Lurah Srimulyo Nurjayanto, S.T. memberikan sambutan sekaligus paparan mengenai praktik pengelolaan aset desa berbasis digital yang telah diterapkan di Srimulyo. Ia menekankan pentingnya komitmen dan kolaborasi dalam penerapan sistem digital di tingkat desa.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal budaya kerja yang transparan dan akuntabel. Dengan aplikasi SIPADES, kami berusaha memastikan setiap aset desa tercatat dengan rapi, dapat dipantau, dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat,” terang Nurjayanto.

Sesi berikutnya diisi oleh Afif Umahatun, S.H., M.Kn. yang menjelaskan secara teknis implementasi aplikasi SISKEUDES, sistem keuangan desa berbasis digital yang mempermudah akuntabilitas serta efisiensi pengelolaan keuangan desa. Dalam paparannya, Afif menegaskan pentingnya pemahaman perangkat desa terhadap regulasi dan penggunaan aplikasi agar pelaporan keuangan desa berjalan sesuai aturan.

Kegiatan sinau bareng ini menjadi wadah berbagi pengetahuan, memperkuat sinergi, sekaligus mempererat hubungan antar pemerintah daerah. Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan, menandai semangat kolaborasi dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan berbasis digital. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
 - Foto 3
Bagikan artikel ini: