Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Keterbukaan Informasi Publik
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Kalurahan Srimulyo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Keterbukaan Informasi Publik pada Kamis (13/11) di Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kalurahan untuk memperkuat transparansi pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola informasi yang selama ini telah berjalan baik. Acara tersebut dihadiri oleh BPS Kabupaten Bantul, Panewu Anom Piyungan, Ketua dan Anggota Bamuskal Srimulyo, PLT Lurah Srimulyo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para pamong dan staf Kalurahan Srimulyo.
Dalam sambutannya, PLT Lurah Srimulyo, Nurjayanto, S.T., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu prioritas dalam penguatan tata kelola pemerintahan, terlebih Kalurahan Srimulyo tengah berupaya memperkuat pencapaian sebagai badan publik informatif di tingkat kabupaten. Beliau menyampaikan bahwa bimtek ini didanai melalui Dana Keistimewaan Reformasi Kalurahan, yang secara khusus digunakan untuk mendukung peningkatan layanan publik. “Kegiatan ini adalah salah satu bentuk komitmen kami dalam meningkatkan keterbukaan informasi. Tahun sebelumnya Srimulyo sudah meraih nilai 95 di tingkat Kabupaten Bantul, dan kami berharap melalui bimtek ini, kualitas layanan informasi publik dapat meningkat lebih baik lagi,” ujar Nurjayanto.
Ia juga menambahkan bahwa BPS Kabupaten Bantul dipilih sebagai narasumber karena prestasinya yang menonjol. “BPS menjadi badan publik dengan nilai tertinggi di Kabupaten Bantul yaitu 98. Tentu ini menjadi motivasi bagi kami untuk belajar dan meniru praktik terbaik mereka agar ke depan Srimulyo bisa menyusul dengan nilai terbaik,” lanjutnya. Hal tersebut disambut baik oleh para peserta, mengingat kebutuhan akan tata kelola informasi yang transparan dan cepat semakin penting bagi masyarakat.
Sementara itu, Panewu Anom Piyungan, Eko Purwanto, S.IP., dalam sambutannya juga menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin oleh seluruh kalurahan di wilayah Kabupaten Bantul. Ia menyampaikan apresiasi terhadap Kalurahan Srimulyo yang menurutnya telah memiliki capaian yang baik di bidang keterbukaan informasi publik. “Kegiatan ini memang wajib dilaksanakan seluruh kalurahan untuk memastikan bahwa pelayanan publik berjalan transparan. Srimulyo sudah baik dalam pengelolaan informasi publik, dan saya berharap ke depan bisa semakin meningkat lagi,” katanya. Eko juga mengingatkan bahwa pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari Dana Keistimewaan Reformasi Kalurahan harus diselesaikan maksimal pada 25 November 2025.
Memasuki sesi inti, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi Best Practice dari BPS Kabupaten Bantul mengenai bagaimana mewujudkan badan publik yang memiliki layanan informasi prima. Materi disampaikan oleh PPID BPS Bantul, Achmad Basuki Adibrata dan Metha Setyoaji Wedhaninggar, yang menguraikan langkah-langkah strategis BPS dalam mengelola informasi publik secara profesional, responsif, dan berbasis data. Mereka memaparkan bagaimana BPS menerapkan standar layanan informasi, membangun kanal pelayanan yang ramah pengguna, hingga memastikan seluruh permohonan informasi ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Salah satu materi yang menarik perhatian peserta adalah strategi internal BPS dalam memperkuat budaya transparansi melalui edukasi rutin bagi pegawai dan optimalisasi media informasi.
Achmad Basuki menyampaikan bahwa keberhasilan layanan informasi publik bukan hanya pada capaian nilai, tetapi pada manfaat yang dirasakan masyarakat. “Nilai 98 bukan tujuan akhir. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat merasa mudah mengakses informasi dan mendapatkan pelayanan yang cepat serta akurat,” ungkapnya. Senada dengan itu, Metha menambahkan, “Keterbukaan informasi harus dijalankan secara konsisten. Tidak cukup hanya saat penilaian, tetapi menjadi budaya pelayanan setiap hari.”
Melalui bimtek ini, para peserta mendapatkan pengetahuan baru terkait tata kelola informasi publik yang efektif, profesional, dan sesuai standar pelayanan nasional. Kegiatan berlangsung dengan interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias para pamong. Pemerintah Kalurahan Srimulyo berharap bimtek ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan informasi, serta memperkuat komitmen Srimulyo sebagai kalurahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)