Festival Dolanan Tradisional Anak Meriahkan PORKAL Srimulyo 2025
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Suasana riang dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan Festival Dolanan Tradisional Anak Tahun 2025 yang digelar di Gerbang Banyu Langit (GBL) pada Kamis (6/11) mulai pukul 07.00 hingga 14.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Olahraga Kalurahan (PORKAL) Srimulyo Tahun 2025 yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya menumbuhkan sportivitas sekaligus melestarikan budaya tradisional di kalangan generasi muda.
Festival ini diikuti oleh 160 anak dari delapan sekolah dasar di wilayah Kalurahan Srimulyo, yaitu SDN Klenggotan, SDN Kaligatuk, SDN Kabregan, SDN Payak, SDN Jolosutro, SDN Jombor, SDN Piyungan, dan SDN Bintaran. Adapun cabang perlombaan yang dilombakan meliputi gobak sodor putra dan putri, bas-basan, dakon, serta aksara Jawa. Untuk lomba gobak sodor putra dan putri masing-masing diikuti oleh 48 anak (8 tim dengan 6 anak per tim), sedangkan perlombaan bas-basan diikuti oleh 24 anak, lomba dakon diikuti oleh 24 anak, dan lomba aksara Jawa diikuti oleh 16 anak.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh PLT Lurah Srimulyo, Nurjayanto, S.T., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival dolanan tradisional ini merupakan agenda rutin tahunan dan bagian dari rangkaian kegiatan PORKAL Srimulyo. “Bulan lalu sudah dimulai perlombaan badminton dan voli, dan sekarang giliran festival dolanan tradisional anak. Harapannya, anak-anak dapat mengikuti rangkaian lomba hari ini dengan semangat dan menjadikannya sebagai ajang nguri-uri kabudayan,” ujar Nurjayanto dalam sambutannya. Setelah memberikan sambutan, PLT Lurah Srimulyo juga mengabsen satu per satu sekolah dasar peserta lomba yang disambut dengan sorakan semangat dari para siswa dan guru pendamping.
Festival ini digagas oleh Karang Taruna Kalurahan Srimulyo sebagai momentum untuk mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda serta mempererat kebersamaan antar siswa sekolah dasar di Srimulyo. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan tidak hanya berkompetisi tetapi juga belajar nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, dan sportivitas yang terkandung dalam permainan tradisional.
Adapun hasil perlombaan menunjukkan semangat luar biasa dari seluruh peserta. Untuk lomba gobak sodor putri, juara pertama diraih oleh SDN Payak dan juara kedua oleh SDN Jombor. Pada gobak sodor putra, SDN Payak kembali meraih juara pertama dan SDN Klenggotan sebagai juara kedua. Dalam lomba dakon, juara pertama diraih oleh Nazifha Yumna Nur Khoirunnisa dari SDN Payak, juara kedua Naila Putri Amelia dari SDN Piyungan, dan juara ketiga Ubaidillah Hilmy dari SDN Payak. Untuk perlombaan bas-basan, juara pertama dimenangkan oleh Galih Titis Nugroho dari SDN Payak, juara kedua Atma Sejati dari SDN Jombor, dan juara ketiga Galang Addin Choresa dari SDN Kabregan. Sedangkan pada lomba aksara Jawa, yang dinilai berdasarkan kemampuan menulis aksara Jawa ke Latin, menulis Latin ke aksara Jawa, dan membaca tulisan aksara Jawa, juara pertama diraih oleh Zhafira Lathifa dari SDN Jombor, juara kedua Sifalista Cahya Ramadani dari SDN Klenggotan, dan juara ketiga Abhivandya Visan Arzaquna Muttaqin dari SDN Kabregan.
Festival Dolanan Tradisional Anak Tahun 2025 ini menjadi wujud nyata semangat masyarakat Srimulyo dalam melestarikan budaya dan membangun karakter anak sejak dini melalui kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan sarat makna kebersamaan. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)