Berita Desa

Pemkal Srimulyo Perkuat Sinergi Relawan FPRB melalui Rapat Koordinasi

28 Maret 2026
Administrator
Dibaca 90 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Pemerintah Kalurahan Srimulyo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui penguatan peran relawan di tingkat lokal. Hal ini diwujudkan dengan penyelenggaraan rapat koordinasi bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) pada Sabtu (28/3), bertempat di Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Jagabaya Kalurahan Srimulyo, Ulu-ulu Kalurahan Srimulyo, serta perwakilan dukuh se-Kalurahan Srimulyo. Kehadiran para pemangku wilayah ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan terintegrasi di tingkat kalurahan.

Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah isu strategis dibahas secara mendalam. Salah satu fokus utama adalah penguatan peran relawan FPRB di tingkat padukuhan. Relawan dinilai sebagai garda terdepan dalam penanganan awal ketika terjadi bencana, sehingga keberadaan mereka perlu terus didukung dengan pembinaan dan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.

Selain itu, peningkatan kapasitas anggota relawan juga menjadi perhatian penting dalam rapat. Peserta sepakat bahwa kemampuan relawan dalam menghadapi berbagai potensi bencana perlu terus ditingkatkan, baik melalui pelatihan teknis, simulasi kebencanaan, maupun pembekalan pengetahuan terkait mitigasi risiko. Dengan kapasitas yang memadai, relawan diharapkan dapat bertindak secara cepat, tepat, dan terkoordinasi saat terjadi situasi darurat.

Rapat juga membahas pengelolaan logistik kebencanaan yang selama ini masih perlu ditata lebih baik. Dalam diskusi, disampaikan bahwa distribusi logistik harus dilakukan secara merata di seluruh wilayah padukuhan agar tidak terjadi penumpukan di satu titik saja. Pengelolaan logistik yang efektif akan sangat membantu dalam mempercepat penanganan korban serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana. Tidak kalah penting, peserta rapat menyoroti perlunya penyediaan anggaran cadangan untuk kondisi darurat. Anggaran tersebut diharapkan dapat menjadi solusi cepat dalam situasi mendesak tanpa harus menunggu proses administrasi yang panjang. Dengan adanya dukungan anggaran yang memadai, respons terhadap bencana dapat dilakukan secara lebih optimal.

Dalam upaya memperkuat struktur relawan, perekrutan anggota baru juga menjadi salah satu agenda yang dibahas. Proses perekrutan dilakukan berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masing-masing wilayah padukuhan, sehingga keberadaan relawan benar-benar merata dan mampu menjangkau seluruh wilayah Kalurahan Srimulyo. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dari tingkat bawah. Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kalurahan Srimulyo berharap sinergi antara pemerintah kalurahan, relawan FPRB, serta seluruh elemen masyarakat dapat semakin solid. Kolaborasi yang baik menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Dengan adanya penguatan peran relawan, peningkatan kapasitas, serta pengelolaan sumber daya yang lebih baik, Kalurahan Srimulyo diharapkan mampu menjadi wilayah yang tangguh terhadap bencana. Tidak hanya siap dalam menghadapi situasi darurat, tetapi juga mampu melakukan langkah-langkah mitigasi untuk meminimalisir risiko dan dampak yang ditimbulkan. Kedepan, kegiatan koordinasi semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran, kesiapsiagaan, dan ketangguhan masyarakat terhadap bencana. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
 - Foto 3
Bagikan artikel ini: