Rehabilitasi Daerah Irigasi Karangploso Mulai Dilaksanakan, DPUPKP Sosialisasikan Pekerjaan
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) menggelar rapat sosialisasi pelaksanaan paket pekerjaan peningkatan atau rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Karangploso pada Kamis (9/7) di Aula Dusun Kradenan, Kalurahan Srimulyo. Sosialisasi ini menjadi tahapan awal sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan secara penuh guna memastikan seluruh pihak memahami ruang lingkup pekerjaan, jadwal pelaksanaan, hingga koordinasi selama proses pembangunan berlangsung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, perwakilan Kapanewon Piyungan, Kapolsek Piyungan, Danramil Piyungan, Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPKP Kabupaten Bantul, Kepala UPTD Pengamatan Pengairan Opak Oyo, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kapanewon Piyungan, Juru Daerah Irigasi Karangploso, Jaga Bendung Karangploso, Ulu-ulu Kalurahan Srimulyo dan Kalurahan Sitimulyo, Dukuh Kradenan, Ketua GP3A Karangploso Kiri, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), pimpinan CV. Tiga Cahaya selaku penyedia jasa konstruksi, serta pimpinan CV. Kastara Utama Konsultan selaku konsultan pengawas.
Rapat sosialisasi dilaksanakan sebagai bentuk transparansi pemerintah kepada seluruh pemangku kepentingan, mengingat jaringan irigasi Karangploso memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan air pertanian di wilayah Kalurahan Srimulyo, Sitimulyo, dan kawasan sekitarnya. Selain menyampaikan rencana teknis pekerjaan, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang koordinasi agar pelaksanaan proyek berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas pertanian masyarakat.
Dalam pemaparannya, Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPKP Kabupaten Bantul menjelaskan bahwa paket pekerjaan peningkatan atau rehabilitasi Daerah Irigasi Karangploso memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp469.397.200. Pekerjaan telah dimulai sejak 24 Juni 2026 dan dijadwalkan selesai pada 21 Oktober 2026. Adapun lokasi pekerjaan difokuskan pada saluran primer kiri Daerah Irigasi Karangploso. Ruang lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi bak penguras serta perbaikan saluran irigasi yang mengalami penurunan fungsi. Perbaikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aliran air, meminimalkan kehilangan debit akibat kerusakan saluran, serta mendukung kelancaran distribusi air menuju lahan pertanian.
"Kegiatan rehabilitasi ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga keberlangsungan fungsi jaringan irigasi. Kami berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan agar dapat selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi para petani," ujar perwakilan DPUPKP Kabupaten Bantul saat menyampaikan paparan.
Ia juga menjelaskan bahwa selama proses pekerjaan berlangsung sangat diperlukan komunikasi yang baik antara pelaksana proyek, pemerintah kalurahan, petugas pengairan, dan kelompok tani apabila terdapat kendala di lapangan.
"Apabila dalam pelaksanaan nantinya ditemukan kondisi yang membutuhkan penyesuaian teknis, kami berharap dapat segera dikoordinasikan. Dengan komunikasi yang baik, pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa mengurangi pelayanan irigasi kepada masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, pihak pelaksana dari CV. Tiga Cahaya menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, mutu, serta jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja. Konsultan pengawas dari CV. Kastara Utama Konsultan juga menegaskan akan melakukan pengawasan secara berkala agar setiap tahapan pekerjaan memenuhi standar yang telah ditentukan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para peserta turut diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, pertanyaan, serta kondisi eksisting jaringan irigasi yang perlu menjadi perhatian selama proses rehabilitasi berlangsung. Koordinasi tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi hambatan di lapangan sekaligus menciptakan sinergi antara pemerintah, pelaksana pekerjaan, aparat kewilayahan, dan para petani sebagai pengguna utama jaringan irigasi.
Dengan dilaksanakannya rehabilitasi Daerah Irigasi Karangploso, Pemerintah Kabupaten Bantul berharap kualitas jaringan irigasi semakin baik sehingga distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih optimal. Keberadaan jaringan irigasi yang andal diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga keberlangsungan musim tanam, serta mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Bantul, khususnya di wilayah Kapanewon Piyungan. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)