Bimbingan Teknis Pelestarian dan Pengawasan Keanekaragaman Ikan Endemik dan Lokal di Srimulyo
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelestarian dan Pengawasan Keanekaragaman Ikan Endemik dan Lokal pada Rabu (7/11) di Taman Wisata Batu Kapal, Padukuhan Klenggotan, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Kepala Bidang Pengolahan, Pemasaran, dan Pengawasan Perikanan DKP Bantul, Pengawas Perikanan Ahli Muda DKP Bantul, Penyuluh Perikanan Kapanewon Piyungan, Kaur Tata Laksana Kalurahan Srimulyo Sugeng Widoyo, S.Pd.I., serta Dukuh Klenggotan beserta masyarakat setempat.
Sebelum dimulainya bimtek, dilakukan pelepasan benih ikan endemik dan lokal di Sungai Opak kawasan Wisata Batu Kapal sebagai bentuk nyata pelestarian ekosistem perairan dan menjaga keberlanjutan populasi ikan asli daerah. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga sumber daya perikanan lokal.
“Kami ingin menegaskan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati ikan endemik di Bantul. Upaya pelestarian ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat agar ekosistem sungai tetap lestari dan produktif,” ujarnya.
Sementara itu, Kaur Tata Laksana Kalurahan Srimulyo, Sugeng Widoyo, S.Pd.I., menyampaikan apresiasinya atas dukungan DKP Bantul terhadap kegiatan yang dilaksanakan di wilayahnya.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena selain memberikan pengetahuan teknis, juga menumbuhkan kesadaran warga untuk ikut menjaga lingkungan perairan. Harapannya, Sungai Opak dan kawasan Batu Kapal tetap menjadi habitat alami ikan lokal sekaligus destinasi wisata edukatif,” tuturnya.
Salah satu peserta yang juga merupakan warga Klenggotan menambahkan, kegiatan ini memberikan pemahaman baru tentang pentingnya pengawasan terhadap kegiatan penangkapan ikan liar.
“Kami jadi tahu bahwa tidak semua jenis ikan boleh diambil. Ada ikan-ikan endemik yang harus dilindungi supaya tetap bisa berkembang di sungai kita,” ujar Samsi Dwi.
Melalui Bimbingan Teknis ini, DKP Bantul berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem perairan semakin meningkat. Program ini juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian ikan endemik dan lokal agar tetap menjadi kekayaan hayati yang bermanfaat bagi generasi mendatang. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)