Berita Desa

Rapat Koordinasi Pamong dan Staf Kalurahan Srimulyo Bahas Pengelolaan Tanah Desa Satu Pintu

15 Desember 2025
Administrator
Dibaca 96 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Kalurahan Srimulyo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pamong dan Staf yang dilaksanakan pada Senin (15/12) bertempat di Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS). Rakor ini dipimpin langsung oleh PLT Lurah Srimulyo, Nurjayanto, S.T., serta diikuti oleh seluruh pamong dan staf kalurahan.

Rakor kali ini membahas materi yang diperoleh pamong baru pasca mengikuti kegiatan Pawiyatan Pamong Ilmu Kaweruh Angkatan 111 yang dilaksanakan pada tanggal 10–12 Desember 2025. Materi yang disampaikan meliputi sejarah Keraton, pertanahan, penanganan stunting, serta berbagai materi lain yang menjadi bekal penting bagi pamong dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

PLT Lurah Srimulyo, Nurjayanto, S.T., dalam arahannya menyampaikan bahwa hasil pawiyatan harus menjadi pengetahuan bersama dan dapat diimplementasikan dalam praktik pemerintahan kalurahan. “Pawiyatan Pamong bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bekal penting bagi pamong untuk memahami nilai-nilai keistimewaan, tata kelola pemerintahan, serta tanggung jawab dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, rakor juga membahas rencana pengelolaan tanah pelungguh satu pintu di Kalurahan Srimulyo, sebagaimana sistem pengelolaan yang pernah dilaksanakan pada tahun 2015. Menurut Nurjayanto, pengelolaan tanah desa secara satu pintu menjadi langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola yang lebih baik.

“Pengelolaan tanah pelungguh satu pintu ini diharapkan mampu mengoptimalkan Pendapatan Asli Kalurahan, meningkatkan kesejahteraan lurah dan pamong, serta mewujudkan keadilan, keterbukaan, kepastian hukum, dan tertib administrasi pertanahan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, sistem tersebut juga bertujuan agar tanah kalurahan dapat dikelola secara lebih produktif, mendukung program prioritas kalurahan, serta meminimalisir potensi kebocoran anggaran. “Dengan pengelolaan yang transparan dan terintegrasi, kita berharap aset kalurahan benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
 - Foto 3
Bagikan artikel ini: