Berita Desa

Kalurahan Srimulyo Turut Semarakkan Festival Gamelan “Gaung Gamelan” di Embung Giwangan

21 Juli 2025
Administrator
Dibaca 176 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu),- Semangat pelestarian budaya kembali ditunjukkan oleh Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, melalui partisipasi kelompok seni Gandhewa Kencana dalam Festival Gamelan bertajuk “Gaung Gamelan” yang diselenggarakan di kawasan wisata Embung Giwangan, Kota Yogyakarta pada Senin (21/7). Gaung Gamelan kembali menggema di Bumi Mataram sebagai pembuka rangkaian Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) ke-30, sebuah ajang internasional yang mempertemukan para pelaku dan pecinta gamelan dari berbagai penjuru.



Festival yang digelar sebagai bentuk apresiasi dan penguatan ekosistem budaya lokal ini diikuti oleh berbagai kelompok gamelan dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kalurahan Srimulyo, yang telah menyandang predikat Desa Mandiri Budaya, turut menyemarakkan acara dengan menampilkan kekayaan musikal tradisional melalui pentas gamelan yang memukau dan bernuansa kearifan lokal. Dalam edisi spesial tahun ini, 10 desa budaya turut ambil bagian, yakni Ambarketawang, Argomulyo, Bejiharjo, Kaliagung, Kepek. Selain itu, partisipasi juga datang dari Desa Budaya Kricak, Panggungharjo, Srimulyo, Tayuban, Terban menunjukkan kolaborasi budaya yang luas dari berbagai penjuru DIY.

 

Semarak acara ini semakin terasa dengan kehadiran 7 komunitas karawitan dan budaya, yaitu AKNSB, Gayam16 (Canda Nada), ISI Yogyakarta, Karawitan Laras Sekar Arum, Karawitan Padmasangita, SMKI, Paseduluran Nandur Banyu. Mereka bersatu dalam harmoni untuk menyajikan berbagai komposisi gendhing secara serempak. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat jejaring pelestarian budaya, tetapi juga menyajikan pengalaman musikal yang memukau dan menyentuh berbagai dimensi rasa. Dengan visual penuh warna dan semangat kebersamaan, Gaung Gamelan menjadi simbol kekuatan seni tradisi yang terus hidup dan bertransformasi di tengah zaman. Masyarakat pun diundang untuk turut menyaksikan dan merasakan sendiri gema gamelan yang menembus batas ruang dan waktu.

 

Festival “Gaung Gamelan” menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring antar pelaku seni dan budaya, serta sebagai wadah ekspresi yang menjunjung tinggi identitas budaya Jawa. Kegiatan ini juga mendukung peran desa dalam memperkuat diplomasi budaya melalui seni tradisional. Dengan keterlibatan dalam berbagai event budaya, Kalurahan Srimulyo menegaskan eksistensinya sebagai desa mandiri budaya yang aktif, kreatif, dan terus berinovasi dalam menjaga warisan leluhur sekaligus membawanya relevan dengan zaman. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
 - Foto 3
Bagikan artikel ini: