Pendampingan dan Pengisian Borang Proklim 2026 di Padukuhan Bintaran Wetan dan Onggopatran
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Dalam rangka mendukung Program Kampung Iklim (ProKlim) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan kegiatan pendampingan dan pengisian borang Proklim di Padukuhan Bintaran Wetan dan Padukuhan Onggopatran, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, pada Rabu (21/01). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pendampingan yang dilaksanakan secara bertahap di sejumlah padukuhan di wilayah Kabupaten Bantul.
Kegiatan pendampingan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat padukuhan terkait indikator, kriteria, serta mekanisme pengisian borang Proklim sebagai salah satu syarat penilaian kampung iklim. Melalui pendampingan ini, diharapkan data dan dokumen yang disusun dapat menggambarkan secara nyata berbagai upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilaksanakan oleh masyarakat di tingkat padukuhan.
Pendampingan dilaksanakan oleh tim dari Bidang Pengendalian dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, dengan melibatkan dukuh, tokoh masyarakat, kader lingkungan, serta perwakilan warga setempat. Dalam proses pengisian borang, peserta didampingi secara langsung mulai dari pemetaan kegiatan lingkungan, identifikasi potensi dan permasalahan, hingga pendokumentasian aksi nyata masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Di Padukuhan Bintaran Wetan dan Onggopatran, berbagai praktik baik yang telah berjalan, seperti pengelolaan sampah berbasis masyarakat, pemanfaatan pekarangan, penghijauan lingkungan, serta upaya penghematan energi dan air, menjadi poin penting dalam pengisian borang Proklim. Tim pendamping juga memberikan arahan teknis agar setiap kegiatan yang dicantumkan dilengkapi dengan data pendukung dan dokumentasi yang sesuai dengan ketentuan Proklim.
Melalui kegiatan pendampingan dan pengisian borang Proklim ini, Pemerintah Kalurahan Srimulyo bersama masyarakat berharap dapat meningkatkan partisipasi aktif warga dalam aksi peduli iklim sekaligus mendorong Padukuhan Bintaran Wetan dan Onggopatran untuk berperan sebagai kampung yang tangguh terhadap dampak perubahan iklim. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)