Srimulyo Siap Percepat Pembentukan Model Koperasi Desa Merah Putih
Piyungan (Kabar Gerbang Madu),- Sebagai tindak lanjut dari pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Pemerintah Kalurahan Srimulyo menggelar rapat koordinasi percepatan pembentukan koperasi yang dilaksanakan pada Senin (05/05). Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS) sebagai saksi kesiapan Srimulyo yang dihadiri 96 orang. Rapat ini dihadiri oleh Pemerintah Kalurahan, tokoh masyarakat, pemuda, kelompok marginal, keterwakilan perempuan, dan lembaga desa.
Koordinasi percepatan ini menjadi langkah konkret kesiapan Srimulyo sebagai wujud antusias. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Harapannya koperasi ini dapat mendukung kegiatan ekonomi produktif warga sehingga membangkitkan semangat perekonomian.
Pada pembukaan rapat koordinasi ini, dibuka dengan menyanyikan lagi kebangsaan dan mars Desa Srimulyo sebagai identitas Srimulyo dengan hikmat. Selanjutnya sambutan diberikan dari tokoh nasional dan daerah mengenai percepatan Koperasi Desa Merah Putih. Hadir memberikan dukungan dan penguatan, Sweeta Melanie (Staf Khusus Menteri Koperasi RI Bidang Komunikasi), Edy Haryana (Asdep Literasi Deputi Talenta dan SDM Kementrian Koperasi Republik Indonesia), Afif Thosin (Direktur Pengembangan Usaha Lembaga Penyalur Dana Bergulir), Ir. Srie Nurkyatsiwi, M.M.A. (Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY), Ir. Fenty Yusdayati, M.T. (Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bantul), serta Prapta Nugraha, S.Sos., M.H. (Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul). Hadir pula dalam acara ini Deasy Widya Sari, S.H, M.Kn sebagai Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK).
Koperasi Desa Merah Putih Srimulyo, menjadi salah satu percontohan dari gerakan nasional yang ditargetkan dapat terbentuk 80.000 koperasi. ”Srimulyo merupakan salah satu kelurahan dari 75 kalurahan se-Kabupaten Bantul yang siap mendirikan Koperasi Desa Merah Putih,” urai Fenty dalam sambutannya.
Lurah Srimulyo, Drs. Wajiran dalam pemaparanya menyampaikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih Srimulyo didukung oleh Dana Keistimewaan (Danais) sebesar Rp700 juta diharapkan menjadi penggerak utama ekonomi lokal serta penyertaan modal dalam bentuk asset (DMB). Kopdes Merah Putih Srimulyo dirancang menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan unit usaha meliputi ketahanan pangan, klinik desa, apotek, unit simpan pinjam, pergudangan, toko sembako, jasa pariwisata, peternakan, hingga perikanan. Unit usaha dapat berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dan memperkuat rantai ekonomi desa.
Setelah dilaksanakan Musyawarah Desa Khusus Lanjutan pada Senin (05/05) pukul 07.30 WIB juga sudah ditentukan perubahan struktur pengurus yang diambil dari tokoh masyarakat, lembaga desa, dan keterwakilan perempuan. “Pagi tadi, sudah dilaksanakan musdessus lanjutan dan menghasilkan struktur pengurus. Ketua H. Sutrisno, S.H., Wakil Ketua Bidang Usaha Andi Susanto, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan Nurul Azizah, S.Pd., Sekertaris Ikhsanudin, dan Bendahara Hendro Budi Nugroho. Untuk pengawas sendiri saya Lurah Srimulyo, H.Ngadiman, S.Pd., dan Sudaryanto, S.Pd.I.” papar Mas Lurah Joyo Mulyomintarjo.
Gerakan membangun perekonomian untuk kesejahteraan rakyat, menjadikan Srimulyo siap mensukseskan Koperasi Desa Merah Putih Srimulyo. “Srimulyo sudah siap untuk pendirian Kopdes Merah Putih tinggal dibungkus saja. Dan siap menjadi percontohan Koperasi Desa Merah Putih Wilayah VII bahkan nasional.” Urai Sweeta mendukung.
Afif Thosin, Direktur Pengembangan Usaha Lembaga Penyalur Dana Bergulir menjelaskan bahwa LPDB siap mendukung pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Srimulyo dengan meminjamkan dana bergulir tersebut. Harapanya dengan dana tersebut segera mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Lurah Srimulyo, Drs. Wajiran menyampaikan paparanya dengan penuh semangat, “Koperasi Desa Merah Putih sebagai garda terdepan perekonomian, sehingga perlu dikelola dan dibangun agar tercipta kesejahteraan Masyarakat Srimulyo.” Tutupnya. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)