Berita Desa

Safari Ramadan 1447 H Kalurahan Srimulyo Resmi Dimulai di Padukuhan Duwet Gentong

26 Februari 2026
Administrator
Dibaca 121 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Kegiatan Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Kalurahan Srimulyo resmi diawali pada Kamis (26/2) di Masjid Al-Falah Watu Wayang, Padukuhan Duwet Gentong. Safari tarawih perdana ini dihadiri oleh jajaran pamong, staf, serta Bamuskal Kalurahan Srimulyo dan disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Isya berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan shalat tarawih bersama. Bertindak sebagai imam sekaligus penceramah adalah Putut Budi. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan tema pentingnya menjaga shalat sebagai amalan utama seorang hamba. “Sesungguhnya amalan hamba yang pertama kali dihisab adalah shalat. Jika shalatnya buruk, maka amalan lainnya juga buruk,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan bahwa masih ada umat Islam yang belum menunaikan shalat dengan baik. Putut Budi mengajak jamaah untuk mengubah cara pandang terhadap shalat. Menurutnya, ketika azan berkumandang, hendaknya tidak dianggap sekadar rutinitas, melainkan panggilan untuk segera mendekat dan memohon kepada Allah. Ia menekankan pentingnya menghadirkan rasa syukur sejak takbir pertama sebagai bentuk kesadaran atas nikmat kehidupan yang diberikan setiap hari.

Selain itu, ia mengingatkan agar shalat dilakukan dengan tumakninah, tidak tergesa-gesa, dan setiap gerakan dijalankan dengan penghayatan. Shalat, katanya, harus menjadi tempat kembali, tempat meminta pertolongan, serta wujud cinta hamba kepada Allah.

Sementara itu, sambutan Pemerintah Kalurahan Srimulyo disampaikan oleh Nurjayanto, S.T.. Ia menyampaikan terima kasih atas sambutan masyarakat Padukuhan Duwet Gentong terhadap kegiatan Safari Ramadan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung kondisi Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki angka kemiskinan tertinggi, namun tetap dikenal sebagai daerah dengan tingkat kebahagiaan masyarakat yang baik. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia Yogyakarta menempati peringkat kedua di Pulau Jawa, dengan angka harapan hidup mencapai 74 tahun.

Menurutnya, kondisi tersebut sejalan dengan semangat kebersamaan masyarakat Padukuhan Duwet Gentong yang terus mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah kalurahan dan masyarakat serta meningkatkan semangat ibadah di bulan suci Ramadan. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
 - Foto 3
Bagikan artikel ini: