Musyawarah Kalurahan (MUSKAL) Tentang Laporan Pertanggungjawaban BUMKAL Srimulyo Mandiri Tahun 2025
Piyungan (Kabar Gerbang Madu), – Musyawarah Kalurahan (Muskal) mengenai Laporan Pertanggungjawaban BUMKal Srimulyo Mandiri Tahun 2025 resmi digelar pada Minggu (28/12) di Pendopo Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS). Kegiatan yang dimulai pukul 19.45 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran Kapolsek, Danramil, Pemerintah Kalurahan Srimulyo, Bamuskal, BUMKal Srimulyo Mandiri, lembaga kemasyarakatan, serta unsur keamanan dan pendamping desa.
Dalam sambutannya, Ketua Bamuskal Srimulyo, Sudaryanto, S.Pd.I, menyampaikan bahwa Muskal ini merupakan forum resmi untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMKal sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban harus menjadi acuan untuk memperkuat tata kelola BUMKal di tahun berikutnya. “Muskal ini bukan sekadar forum formalitas, tetapi sebagai wujud komitmen bersama dalam memastikan pengelolaan BUMKal berjalan transparan, profesional, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Srimulyo,” ujarnya.
Ketua BUMKal Srimulyo Mandiri, Sunardiyono, memaparkan laporan lengkap hasil usaha, posisi keuangan, arus kas, dan perkembangan aset selama tahun 2025. Berdasarkan data laporan keuangan yang disampaikan, BUMKal mencatat pendapatan jasa sebesar Rp78.730.000, dengan beban usaha Rp38.315.100, sehingga menghasilkan laba operasi sebesar Rp40.414.900. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan pada posisi kas akhir tahun mencapai Rp397.460.150, naik dari saldo awal Rp20.330.750. Kenaikan aset BUMKal juga terlihat pada pembangunan Aviary senilai Rp47.318.000 dan peningkatan nilai bangunan yang kini menjadi Rp113.500.000.
Dalam forum tersebut juga dijelaskan bahwa ekuitas BUMKal meningkat drastis menjadi Rp624.828.150, yang ditopang oleh penyertaan modal desa sebesar Rp348.000.000 pada tahun berjalan. Laba bersih kemudian dibagikan sesuai proporsi yang telah ditetapkan, antara lain 30% untuk penambahan modal, 30% untuk Kalurahan, serta sisanya untuk penasehat, badan pengawas, pegawai, pendidikan-sosial, dan dana cadangan.
Para peserta Muskal aktif memberikan tanggapan dan masukan terkait penguatan unit usaha, pengelolaan aset, serta optimalisasi pelayanan publik melalui BUMKal. Bamuskal menegaskan bahwa laporan keuangan 2025 telah memenuhi aspek transparansi dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Di akhir musyawarah, forum secara mufakat menerima dan menyetujui Laporan Pertanggungjawaban BUMKal Srimulyo Mandiri Tahun 2025 dan penyepakatan aset GOR Prapto Raharjo dan Lapangan Piyungan pengelolaannya diserahkan kembali ke Pemerintah Desa. Kesepakatan ini disertai harapan agar BUMKal dapat semakin berkembang dan memberi kontribusi nyata dalam peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) Srimulyo.
Musyawarah ditutup dengan penegasan komitmen bersama antara Pemerintah Kalurahan, Bamuskal, BUMKal, dan lembaga masyarakat untuk terus mendukung penguatan kelembagaan dan keberlanjutan usaha BUMKal di tahun-tahun mendatang. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)