Berita Desa

Sinau Bareng Karang Taruna Guna Widya Paramarta Desa Carangsari

25 Juli 2025
Administrator
Dibaca 219 Kali

Piyungan (Kabar Gerbang Madu),- Suasana semangat dan antusiasme tampak jelas dalam kegiatan Sinau Bareng antara Karang Taruna Guna Widya Paramarta Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, bersama Karang Taruna Kalurahan Srimulyo, yang dilaksanakan pada Jumat (25/7) di Ibukota Kalurahan Srimulyo (IKS). Kegiatan ini menjadi wadah bertukar pikiran, berbagi pengalaman, serta memperkuat jejaring antarpemuda lintas daerah. Rombongan Karang Taruna Desa Carangsari yang hadir langsung ke Srimulyo disambut hangat oleh pamong kalurahan dan pengurus Karang Taruna Kalurahan Srimulyo.

 

Dalam kegiatan ini, kedua belah pihak saling berdiskusi mengenai peran karang taruna dalam pembangunan desa, strategi pemberdayaan pemuda, pengelolaan kegiatan sosial, hingga penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

 

PLT Lurah, Nurjayanto, S.T. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini. “Kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata kolaborasi dan semangat belajar lintas wilayah. Kami senang bisa menjadi tuan rumah bagi saudara-saudara dari Karang Taruna Desa Carangsari. Dimanapun kalian menempuh pendidikan/bekerja tetap kembalilah ke desa untuk membangun desa,” ujarnya.

 

Ketua Karang Taruna Kalurahan Srimulyo, Tulus Budi Wiratno memberikan pemaparan mengenai profil karang taruna dan program kerja karang taruna yang sudah dilaksanakan setiap tahunnya. Tak hanya itu saja, proses diskusi mengenai keberhasilan Karang Taruna Kalurahan Srimulyo dalam menjalankan program Srimulyo Clink dan Srimulyo Fest menjadi topik diskusi.

 

Sementara itu, Perawakilan Karang Taruna Guna Widya Paramarta menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program pembelajaran lapangan dan silaturahmi antarpemuda desa. “Kami ingin belajar dari praktik baik yang telah dilakukan Karang Taruna Srimulyo, khususnya dalam pengelolaan kegiatan, usaha ekonomi, dan pelibatan generasi muda. Karena ditempat kami untuk gotong royong seperti Jogja masih kurang berantusias,” katanya.

 

Acara diakhiri dengan sesi pertukaran cinderamata, foto bersama, serta ramah tamah. Dengan kegiatan ini, diharapkan tercipta semangat baru dan inspirasi segar bagi kedua karang taruna untuk terus berkarya dan berperan aktif dalam pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan. (Foto: Inoeng, Kontributor: Vera)

 - Foto 1
 - Foto 2
 - Foto 3
Bagikan artikel ini: